Kejadian Manchester United vs Manchester City Mencoreng Nama Besar Liga Inggris

574
Kejadian Pasca Man United vs Man City Mencoreng Nama Besar Liga Inggris
Kejadian Pasca Man United vs Man City Mencoreng Nama Besar Liga Inggris

Jakarta, SportNusa –┬áPara pemain Manchester United dan Manchester City terlibat konflik usai Derby Manchester yang berakhir untuk kemenangan City. Laga yang berakhir 2-1 untuk kemenangan The Citizens itu harus diwarnai dengan emosi dari kedua tim di ruang ganti.

Manajer United Jose Mourinho terkena semprotan air, botol plastik yang kosong dan juga dicipratkan susu ke pakaiannya. Keributan itu terjadi di ruang ganti Manchester City, yang melibatkan sekitar 20 orang pemain dan juga staff pelatih.

Mourinho meminta sikap hormat City kepada tim tuan rumah. Pasalnya mereka menyalakan musik di ruang ganti mereka pasca kemenangan Derby yang membuat mereka semakin tak terkejar di puncak klasemen.

Mourinho menghampiri ruang ganti dan terlibat adu emosi dengan kiper City, Ederson. Dua diantaranya berdebat dan emosi dalam bahasa Portugis. Namun, tidak berapa lama para pemain United menyusul sang manajer dan sudah terpancing emosi.

Petugas keamanan pun turun tangan melihat keributan tersebut, dan mengungkapkan bahwa para pemain dari kedua tim memang saling melempar benda. Bahkan salah satu staff pelatih Pep Guardiola, Mikel Arteta mengalami goresan di jidatnya dan membuatnya berdarah-darah.

Arteta yang diamankan oleh tim medis sambil memegangi kepalanya yang berdarah, diyakini akibat ulang Romelu Lukaku yang melempar botol kepadanya. Pihak City merasa Mourinho memang melampiaskan kekesalannya dengan memasuki ruang ganti mereka.

Mourinho dan Guardiola

Tidak terima ruang ganti mereka dimasuki manajer tim lawan, para pemain City dan sejumlah staff turun tangan. Mereka ikut berselisih dan konflik fisik pun tak terelakkan lagi di koridor ruang ganti Old Trafford.

Hal yang wajar, jika emosi meninggi di setiap laga derby sepakbola. Namun, peristiwa Mourinho memasuki ruang ganti Manchester City tidak bisa dibenarkan. Di lain sisi, perayaan pasca laga yang dilakukan Man City dengan menyalakan musik sangat keras juga salah.

Peristiwa ini cukup mencoreng wajah sepakbola Inggris di mata internasional. Pasalnya, seperti yang kita ketahui, Liga Inggris, Liga Primer Inggris atau Premier League merupakan liga terbaik dan termegah di dunia. Konflik antar kedua tim yang bisa disebut menjadi wajah mereka di dunia, otomatis membuat asumsi negatif bagi sejumlah pihak.

Tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, kejadian ini harus segera ditindak tegas oleh pemegang kebijakan, FA. FA sebagai induk sepakbola Inggris harus bertindak cepat agar kejadian ini tak terulang lagi dalam derby-derby kota manapun.

Jangan sampai ketinggalan informasi sepakbola lainnya!