Jika Ingin Perbaiki Karir, Sebaiknya Luke Shaw Tinggalkan Manchester United

12
Jika ingin perbaiki karir, sebaiknya Luke Shaw tinggalkan Manchester United || Jose Mourinho pertanyakan Luke Shaw

Jakarta, SportNusa – Karir Luke Shaw di Manchester United sedang menjadi pertanyaan setelah dirinya tidak menjadi pilihan utama bagi Jose Mourinho untuk posisi bek kiri.

Luke Shaw sempat digadang-gadang menjadi bek kiri terbaik di masa depan. Berkat penampilan apiknya bersama Southampton yang saat itu dihuni pemain lain seperti Adam Lallana dan Morgan Schneiderlin, Shaw juga menjadi pencuri perhatian berkat performanya di posisi bek kiri.

Hal itulah yang membuat Manchester United rela membayar 30 juta pounds untuk bek kiri wonderkid yang saat itu, pada tahun 2014, masih berusia 19 tahun. Harga yang fantastis untuk seorang pemain muda, saat itu. Sempat tampil kurang memuaskan pada musim pertamanya, ia tampil menjanjikan di awal musim 2015/16. Kombinasinya dengan Memphis Depay membuat sisi kiri penyerangan United menjadi sangat berbahaya.

Namun, di tengah peningkatan luar biasa yang Shaw miliki berkat kombinasinya dengan Memphis Depay, petaka datang menghampirinya. Kejadian ini terjadi pada 15 September 2015. Saat itu Manchester United sedang menghadapi PSV Eindhoven di ajang Champions League. Tackling keras Hector Moreno menyebabkan kaki kirinya patah dan harus absen untuk setidaknya 6 bulan.

Cedera parah akibat tackling Hector Moreno saat United berhadapan dengan PSV di ajang Liga Champion sebabkan Luke Shaw absen panjang dan menurunnya performa Luke Shaw bersama Manchester United.

Setelah berhasil sembuh dari cedera pada bulan April 2016, Shaw pun hanya mengakhiri musim dengan total memainkan 8 laga saja. Meskipun kembali dari cedera, namun Shaw tidak dimainkan sama sekali oleh Louis Van Gaal yang saat itu masih memegang kendali di United. Hal ini kemungkinan karena Van Gaal tidak ingin Shaw kembali cedera karena saat itu United harus berjuang untuk menembus 4 besar.

Musim berikutnya, Jose Mourinho pun datang. Berita yang tidak terlalu baik bagi beberapa pemain termasuk Luke Shaw karena reputasinya yang sering mendepak pemain begitu saja jika tidak sesuai dengan keinginannya. Hal itu seakan menjadi nyata dengan Shaw hanya tampil sebanyak 18 laga saja sepanjang musim 2016/17.

Musim 2017/18, Hingga berakhirnya bulan November, belum sekalipun Shaw tampil di Premier League maupun Champions League. Bahkan ia hanya tampil 2 kali saja untuk The Red Devils di ajang EFL Cup.

Jika keadaan seperti ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin karirnya akan segera meredup. Oleh sebab itu, akan menjadi keputusan tepat jika ia hijrah dari Old Trafford pada musim depan. Musim ini ia memang masih ingin berusaha keras. Namun, tentu itu berarti ia harus melewati Matteo Darmian, Marcos Rojo, Daley Blind, dan Ashley Young terlebih dahulu.

Saat ini Shaw hanya menjadi pilihan kelima bagi Jose Mourinho. Tentu akan sulit untuk bersaing dengan pemain sebanyak itu untuk satu posisi. Jika Shaw memang masih ingin berjuang keras, mungkin hingga akhir musim adalah waktu yang tepat. Jika hingga akhir musim ia gagal memperbaiki karirnya, lebih baik baginya untuk hijrah dari Theater of Dreams.

Saat ini Chelsea dan Tottenham Hotspur dikabarkan sangat berminat dengannya. Tentu kedua klub tersebut bukanlah pilihan yang buruk bagi Shaw mengingat keduanya adalah tim papan atas di Premier League. Terlebih persaingan untuk posisi bek kiri tidaklah terlalu ketat di dalam kedua tim tersebut.

Luke Shaw sendiri kabarnya merupakan fans dari Chelsea. Tentu bermain bagi tim favorit adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi seorang fans. Mungkin ia tidak bisa menggeser Marcos Alonso sebagai bek kiri atau wing-back kiri utama, namun kesempatan bermain baginya akan lebih banyak jika Antonio Conte melakukan rotasi pemain karena padatnya jadwal yang dihadapi Chelsea.

Selain Chelsea, Shaw juga menarik minat Tottenham HotspurMauricio Pochettino sudah cukup lama menginginkan jasa Luke Shaw di Spurs. Sempat menangani Shaw semusim, Pochettino mungkin dapat memperbaiki karir Luke Shaw. Kemungkinan Shaw bergabung Spurs juga sangat terbuka dengan United tertarik kepada Danny Rose. Tentu bukan tidak mungkin Shaw akan ditukan dengan Rose.

Jika saya menjadi Luke Shaw, meskipun menjadi sebuah kebanggan membela klub sebesar Manchester United, namun akan lebih baik jika Luke Shaw tinggalkan Manchester United. Hal ini demi kebaikan karirnya. Persaingan yang terlalu ketat tidak akan membuatnya berkembang di usianya yang masih 22 tahun. Padahal jika melihat pemain lain, pada usia yang sama, ada yang sudah berhasil menjadi pemain andalan bagi klubnya.

Saat ini keputusan ada di tangan Luke Shaw sendiri. Jika memang ia masih ingin berjuang, para pendukung United tentu akan selalu mendukungnya. Namun, jika ia memutuskan hengkang, tentu ada kemungkinan ia memperbaiki karirnya dan bukan tidak mungkin ia akan kembali ke United suatu saat nanti setelah ia berhasil menjadi bintang seperti yang terjadi pada Paul Pogba.

Jangan sampai ketinggalan informasi sepakbola lainnya!