Paco Alcacer Tampil Setiap Pekan? Kenapa Tidak?

13

SportNusa, Jakarta –¬†Paco Alcacer selama beberapa bulan terakhir sangat jarang tampil di atas lapangan. Faktanya, secara keseluruhan ia hanya bermain selama tujuh menit selama bulan September dan Oktober.

Tepat bulan lalu, rumor menyeruak bahwa Alcacer direncanakan akan dilepaskan pada jendela transfer bulan Januari nanti. Akan tetapi, saat ini ia sedang menunjukkan usahanya jika ia pantas untuk tampil sejak menit awal disetiap laga.

Ernesto Valverde menyaksikan banyak dari anggota timnya yang alami cidera dan Barcelona tidak bisa mendepak pemain-pemain seperti Alcacer yang masih bisa memberikan dampak besar ke dalam tim. Luis Suarez mungkin telah mencetak banyak gol, tapi performanya musim ini juga menjadi satu pertanyaan besar.

Jika menelisik lima pertandingan di La Liga yang telah dijalani oleh Alcacer bersama Barcelona musim ini, sejauh itu ia telah mengantongi 2 gol dan 8 tendangan ke arah gawang. Nah, jangan sandingkan dengan statistik yang ditorehkan oleh Lionel Messi yang kantongi 12 gol dalam 12 pertandingan. Namun, dengan memperhatikan waktu bermain Alcacer yang semakin meningkat, catatannya sejauh ini masih terbilang masuk akal.

Salah satu kekuatan Alcacer adalah operan-operan jarak pendek. Kemahirannya ini cocok dengan gaya bermain Barcelona dan inilah alasan utama raksasa asal Catalan labuhkan Alcacer satu tahun yang lalu dengan nilai sebesar 30 juta euro.

Striker asal Spanyol ini juga memiliki kecepatan berlari yang sangat baik, ia memang bukan penyerang tercepat, namun ia lebih unggul ketimbang beberapa rekan setimnya di Barcelona. Kecepatannya, dikombinasi dengan operan pendek, menjadikannya seorang striker yang mampu menghantui para pemain bertahan.

Alcacer juga jelas adalah seorang pemain yang berdedikasi. Sulit untuk hijrah kesatu klub seperti Barcelona dan tahu bahwa kalian tidak mampu untuk menembus tim utama. Ketika pertama kali datang ke Barcelona, masih belum jelas posisi apa yang akan diberikan kepadanya, karena pihak klub nampaknya ingin memiliki sosok yang pantas untuk menggantikan salah satu dari Neymar, Messi dan Suarez kala itu.

Namun begitu, dengan kepergian Neymar dan cederanya Ousmane Dembele, Alcacer telah menemukan satu peluang besar. Selama beberapa bulan awal di musim ini ia tidak mampu mengimbangi, akan tetapi pada akhirnya ia telah membuktikan bahwa ia memang harus selalu ada di dalam tim inti.

Memerlukan komitmen dan fokus untuk tidak bermain selama dua bulan dan seketika memiliki kesempatan untuk kembali bermain bersama starting XI. Seandainya Alcacer terus menjaga kemauan besarnya ini untuk terpilih, tidak lama ia akan berlaga secara konsisten dan semakin percaya diri di depan mulut gawang.

Memang ini semua bergantung dari Alcacer untuk terus bekerja keras sehingga Valverde mengalami kesulitan dan memilih dia karena gol-gol akan secara alami berdatangan seiring dengan waktu bermain di atas lapangan.

Jangan sampai ketinggalan informasi sepakbola lainnya!