Dota Facts : 5 Hal Menarik Tentang OG di Kiev Major!

91

Jakarta, SportNusa – Menjuarai Kiev Major tentu tidak mudah bagi OG yang melewati babak playoff melawan tim-tim besar. Namun ada 5 hal menarik tentang OG di Kiev Major yang mungkin belum kamu ketahui. Wah apa saja tuh? yuk lihat dibawah!

1. OG Menjuarai Major 4x dari Total 5 Major

Satu-satunya Major yang tidak dijuarai oleh OG adalah Shanghai Major dimana Team Secret menjadi pemenang setelah melawan Team Liquid di Grand Final. Uniknya, mereka dikalahkan oleh Team Secret sebelum melawan Fnatic, dimana mereka gugur di posisi 7-8. Secret merupakan lawan mereka di Final Frankfurt Major, dimana mereka mengalahkan Secret dengan skor 3-1 dan menjadi juara pertama Major.

2. Mereka ‘gagal’ membalas dendam terhadap IG di babak group

Sebelum bermain di Kiev Major, kedua tim besar ini melawan satu sama lain di Grand Final Dota Asia Championship (DAC) 2017. OG yang tampil sangat kuat di DAC 2017 gagal menjuarai turnamen tersebut setelah dibantai oleh IG dengan skor 3-0. Ini membuat OG kehilangan gelar juara DAC 2017.

Di Babak Group Kiev Major, OG vs IG merupakan pertandingan yang paling ditunggu-tunggu oleh para fans untuk sebuah ‘balas dendam’. Namun yang terjadi adalah hal yang sama, IG mengalahkan OG dengan skor 2-0, OG bahkan tidak meraih 1 game-pun terhadap IG. Tetapi itu semua tidak masalah karena OG-lah yang mendapat gelar Major pada akhirnya.

3. OG Melawan Evil Geniuses untuk yang ke-10 kalinya di musim ini

Evil Geniuses merupakan rival utama OG pada musim ini. Mereka bermain satu sama lain untuk ke-10 kalinya di semi final Kiev Major. Sebelumnya, mereka bermain di Boston MajorMarsTV Dota League 2016Elimination Mode 2.0The Summit 6, Dotapit League Season 5. Dari semua turnamen diatas, mereka selalu melawan satu sama lain di Semi Final.

Dari total 10 pertandingan, OG dan EG sama-sama memiliki 5 kemenangan atas rivalnya. Akan tetapi OG memiliki gelar lebih banyak, yaitu juara 1 di Summit, EM 2.0, Dotapit dan Kiev, sementara EG hanya memiliki gelar juara 1 di MDL.

4. Menghadapi Virtus.Pro yang merupakan ‘tuan rumah’ di Kiev Major

OG bermain di Grand Final melawan VP, tim yang didukung oleh hampir seluruh penonton di Kiev Major kali ini. Virtus Pro merupakan satu-satunya tim asal CIS yang terdiri dari pemain asal Ukraina dan Russia, wajar saja jika mereka di support penuh oleh para fans mereka di Kiev. Meskipun begitu OG tidak memperlihatkan ketegangan mereka dan berhasil mendapat gelar setelah mencetak skor 3-2 dari lawannya.

5. Grand Final yang ‘sangat mirip’ dengan TI3 Alliance vs Navi

Ada beberapa poin di OG vs VP yang sangat mirip, bahkan sama persis dengan Grand Final TI3, beberapa diantaranya adalah:

  • Ini merupakan pertama kalinya turnamen Valve berlangsung selama 5 game sejak TI3
  • Alliance dan OG sama-sama melawan tim dari CIS (Navi & VP) di Grand Final
  • Alliance dan OG sama-sama menang di-game 1, 4 dan 5
  • Alliance dan OG sama-sama tertinggal di game 5, lalu melakukan comeback
  • Alliance dan OG sama-sama memiliki s4 sebagai pemain
  • Navi dan Virtus Pro sama-sama memakai Alchemist di game 5

Kebetulan? atau sengaja? kalian pikir sendiri ya!