[Review Pertandingan] Team Secret 0 – 2 Virtus Pro

104
boston major

Jakarta, SportNusa – Pertandingan terakhir dari kualifikasi Eropa Boston Major kali ini berjalan dramatis. Dikalahkan 2-0 oleh Virtus Pro, Team Secret memperlihatkan 2 game berdurasi 50++ menit yang tentunya menegangkan para penonton dan juga fans.

virtus pro dreamleague

Match pertama dimulai dengan pick dari Virtus.Pro yang menginginkan permainan cepat, memilih Chen, Dragon Knight dan Ogre Magi sebagai hero-hero yang mempunyai kemampuan pushing yang ganas. 10 Menit pertama berpihak kepada VP, dengan rotasinya yang kuat, Pasukan creep dari Lil (Chen) dan support Solo (Ogre Magi) dibantu dengan Batrider + Lifestealer, Mereka mampu menembus pertahanan team secret dan menghancurkan semua tower terdepan.

Chen yang memiliki farm kuat bahkan membeli Aghanim Scepter di-waktu yang sama seperti MidOne (Mirana) yang bermain di-midlane. Akan tetapi comeback terjadi ketika mereka bertarung di-Roshan. Virtus.Pro terkena wipe dan tim Secret berhasil mengambil Roshan beserta Aegis, semenjak itu kontrol berada di tangan Secret.

team secret vs virtus pro

Kesalahan demi kesalahan tercipta dari masing-masing tim yangmembuat kedudukan terus berbalik, namun Team Secret yang lebih banyak melakukan kesalahan akhirnya harus menyerah ketika mereka ditembus oleh line-up VP pada menit 52.

3 Divine Rapier, 74 menit game, ggwp comeback!

Berbeda dari game pertama, Team Secret yang memilih line-up agresif kali ini, dengan Puppey (Ogre Magi), MP (Drow Ranger), MidOne (Templar Assassin), PieLieDie (Vengeful Spirit) dan Forev (Earthshaker). Tentunya dengan kombinasi aura dari Drow dan Venge juga tambahan Bloodlust dari Puppey mereka berfikir untuk melakukan permainan yang cepat.

team secret vs virtus pro

Sesuai harapan, Team Secret berhasil mengambil keuntungan dan mengambil objective demi objective hingga akhirnya mereka mencoba untuk menembus High Ground dari VP.

Gagal menghancurkan Barak dari VP akibat rangkaian inisiasi yang bagus dari 9pasha (Centaur) + Ramzes666 (Lifestealer) ditambah penempatan Static Storm yang sempurna dari Solo (Disruptor), Virtus Pro berhasil memenangkan teamfight berkali-kali hingga akhirnya mereka unggul jauh diatas Team Secret.

Namun kekuatan fisik dari line-up Secret juga tidak bisa diremehkan, mereka juga bermain dengan aman tanpa celah yang membuat VP kesulitan untuk mengambil keuntungan dari kesalahan tersebut.

Diambang kekalahan, MidOne yang tadinya ragu akhirnya membeli Divine Rapier dan ini sangat mengejutkan lini dari Virtus Pro. Mereka akhirnya kembali kedalam permainan dan kesalahan yang dilakukan Lil (Mirana) membuat Team Secret yang tadinya sudah tinggal menunggu kekalahan menjadi kandidat juara di game kedua ini.

Permainan memasuki menit 70 dan Team Secret tampak ingin segera mengakhiri game ini karena melihat mereka memiliki momentum. Disitulah kesalahan terjadi yang membuat mereka rata dan menjatuhkan 2 Divine Rapier milik MidOne.

Meskipun masih memiliki satu lagi di-storage sebagai backup, Secret yang sudah menjatuhkan 2 rapier yang diambil oleh Mirana dan Lifestealer sekejap dikalahkan oleh Virtus Pro dalam kurung waktu kurang dari 1 menit.

Line-up :

Team Secret

  1. MP
  2. MidOne
  3. Forev
  4. Puppey (C)
  5. Pieliedie

Virtus Pro

  1. Ramzes666
  2. No[O]ne
  3. 9pasha
  4. Lil
  5. Solo (C)

Dengan ini Team Secret resmi gugur dari kualifikasi Boston Major, sementara Virtus Pro tetap melaju di-lower bracket dan akan berhadapan melawan pihak yang kalah dari Ad Finem vs Liquid.

Jangan sampai ketinggalan informasi Dota lainnya!