Kelebihan, Kekurangan dan Peran Para Pemain Dalam Formasi 4-2-3-1

5929

Jakarta, SportNusa – Beberapa tahun yang lalu, formasi 4-2-3-1 telah menjadi formasi untuk kebanyakan tim-tim besar, bahkan saat ini, klub-klub seperti Chelsea dan Real Madrid masih menggunakannya.

Empat pemain bertahan bukanlah hal yang luar biasa, dan didepannya ada dua gelandang bertahan (atau salah satunya gelandang tengah), lalu striker tunggal yang didukung oleh tiga gelandang serang.

Tiga penyerang dibelakang striker biasa kita sebut sebagai gelandang serang kiri, gelandang serang tengah dan gelandang serang kanan. Dua pemain yang melebar dituntut bisa berlari cepat dan mendribel bola melewati bek sayap lawan, dimana peran gelandang serang tengah adalah menghubungkan lini tengah dengan lini depan.

Formasi ini juga cukup fleksibel. Dua pemain sayap bisa didorong ke depan untuk membuat formasi 4-3-3 atau mereka bisa lebih ke belakang membuat formasi 4-4-1-1. Fleksibilitas ini membuat tim-tim yang menggunakan formasi ini bisa beradaptasi pada situasi-situasi tertentu dalam pertandingan dan ini aset yang besar untuk dimiliki.

Kelebihan

Kekuatan besar dari formasi ini adalah memiliki tiga gelandang serang yang mempunyai kebebasan untuk maju dan menyerang karena stabilitas yang diciptakan dua gelandang tengah dibelakangnya. Dengan dua gelandang bertahan, itu juga membuat para pemain sayap lebih bebas untuk bergerak di sisi lapangan atau pun bertukar posisi satu sama lain.

Bertukar posisi satu sama lain merupakan sesuatu yang jarang anda temukan di barisan depan sebuah tim yang memainkan formasi 4-4-2 atau bahkan 4-3-3 karena perbedaan antara tiga gelandang serang dan tiga gelandang tengah di formasi 4-3-3.

Pertukaran posisi ini kerap terjadi antara ketiga gelandang serang dibelakang striker. Dimana gelandang serang kiri berlari ke sisi kanan, sementara gelandang serang kanan bergeser ke tengah, otomatis gelandang serang tengah menjadi gelandang serang kiri untuk sementara waktu. Begitu juga dengan bek sayap yang maju ke depan, dimana salah satu gelandang bertahan agak melebar. Ini berguna untuk menghalau serangan balik yang tiba-tiba dilakukan oleh lawan.

Baca Juga: Kelebihan, Kekurangan dan Peran Para Pemain Dalam Formasi 4-3-3

Kelemahan

Masalah terjadi jika lawan memiliki para pemain sayap yang berkualitas. Karena para gelandang serang hampir bermain sebagai pemain sayap, bek sayap akan sendirian dalam situasi 1-vs-1 dimana itu bisa saja menjadi 2-vs-1 jika pemain sayap lawan didukung oleh bek sayap di sampingnya.

Kelemahan terbesar dalam formasi ini adalah jika para pemain sayap yang memiliki ruang bebas itu seorang pemain seperti Lionel Messi, maka tidak lama lagi dia mampu melepaskan umpan yang indah ke Neymar atau pun Suarez, dimana pertahanan menjadi kacau.

Selain itu, gelandang serang di sisi lapangan dituntut harus bisa fit di setiap pertandingan, dimana mereka harus berlari sekitar 28 meter untuk kembali ke posisinya dimana itu akan melelahkan dan juga membatasi kontribusi mereka di barisan depan.

Peran Pemain

1. Gelandang Bertahan

Gelandang bertahan menutup pergerakan lawan sebelum masuk ke lini pertahanan

Seperti di Chelsea, peran ini dimainkan oleh Nemanja Matic dan dia memainkan peran tersebut dengan luar biasa dimusim 2014/15 (saat menjuarai Liga Inggris). Perannya adalah menghentikan serangan apapun sebelum mereka menjadi lebih berbahaya dengan mengirimkan umpan-umpan kunci ke kotak penalti, menjaga ketat pemain nomor 10 lawan dan umumnya bertugas merebut kembali bola.

2. Gelandang Tengah

Gelandang tengah memulai serangan tim dengan mengirimkan bola ke berbagai posisi di depannya

Peran gelandang tengah adalah memulai serangan-serangan tim dan juga menciptakan peluang untuk rekan-rekan setimnya. Untuk mengisi posisi ini, seorang pemain dituntut memiliki kemampuan mengumpan yang hebat dan memiliki insting permainan yang luar biasa untuk mengendalikan permainan tim.

3. Pemain Sayap

Gelandang sayap melebarkan permainan tim serta melayani striker dengan umpan silang dan terobosan

Salah satu dari dua gelandang serang sayap hampir berperan sebagai pemain sayap. Peran mereka adalah untuk melebarkan permainan tim dan memberikan umpan-umpan baik silang maupun terobosan kepada striker yang juga bertujuan untuk mengancam gawang lawan. Untuk sukses dalam peran ini, anda harus kompeten dalam dribel bola, menendang dan melepaskan umpan silang.

4. Gelandang Serang Tengah

Gelandang serang bertugas untuk menyalurkan bola ke dua gelandang sayap dan langsung ke striker jika memungkinkan

Peran inti untuk seorang gelandang serang tengah adalah untuk menghubungkan seluruh permainan tim, khususnya memberikan bola untuk kedua gelandang sayap dan striker dalam situasi-situasi yang berbahaya. Diposisi ini, diperlukan kreativitas, kemampuan menendang dan mengumpan dan jika gelandang serang tengah mampu mencetak gol itu adalah sebuah bonus untuk timnya.

Tunggu bahasan formasi-formasi lainnya ya!

Jangan sampai ketinggalan informasi sepakbola lainnya!