[Review Pertandingan] Team Liquid 1 – 1 Vega Squadron

116
dreamleague

Jakarta, SportNusa – Menerima kekalahan dari Virtus.Pro di-seri pertama, kali ini Team Liquid ditahan imbang oleh Vega Squadron yang merupakan rival dari Virtus.Pro. Mengakhiri seri dengan skor 1-1, Team Liquid saat ini masih berada di-posisi terbawah dari 5 tim yang sudah bertanding di DreamLeague Season 6.

dreamleague trackdota

Game pertama segera dimulai dengan Vega Squadron memegang keadaan, Miracle– (Ember Spirit) dan Matumbaman (Sven) menjadi prioritas utama bagi serangan-serangan Vega. Fn (Juggernaut) bahkan sempat memimpin networth kira-kira 2 kali lipat lebih besar dari kedua core Liquid, namun rangkaian pertahanan, kesabaran serta kedisiplinan yang baik membuat Liquid mampu mengejar ketinggalan, hingga berpotensi melakukan comeback.

Bahkan di-menit 35 kedudukan menjadi seimbang dan Team Liquid berhasil mengambil kedua Barrack mid dari Vega, meskipun dalam jumlah kill Vega masih unggul jauh ketimbang mereka. Namun Vega tidak bergeming dan tetap bermain dengan disiplin, mulai menit 40 keatas pertandingan sangat intens, kedua kubu saling bertukar nyawa. Namun pada akhirnya satu item dari Iceberg (Tinker) mengubah situasi, apa item tersebut? tentu saja, Scythe of Vyse atau Hex.

Dengan item ini, seluruh line-up dari Liquid menjadi berantakan, kedua core mereka tidak mampu menghentikan Tinker untuk melakukan hex yang tidak kunjung berhenti. Ketiga support dari Liquid-pun tidak bisa membantu banyak dikarenakan game yang sudah masuk late.

Pada akhirnya game pertama dimenangi oleh Vega Squadron, yang sudah unggul sebelumnya meskipun Team Liquid memiliki momentum untuk menang.

Fn menyelesaikan pertandingan dengan skor 23 – 2, performa Juggernaut yang luar biasa.

dreamleague trackdota

Draft yang luar biasa dipilih oleh KuroKy, kapten Liquid di-game kedua. Miracle- memainkan Rubick tidak untuk menjadi support, melainkan mid-player, sesuatu yang pernah ia tunjukkan sebelumnya dan membuahkan hasil yang baik saat bersama OG. Pertandingan di game-kedua tergolong umum, namun kesalahan dari clash di-lane bawah membuat Vega Squadron harus menyerah dikarenakan teamwipe tanpa buyback. Tanpa pertahanan, Morphling yang menjadi full-agility tersebut menghancurkan base Vega dalam hitungan detik.

Akhirnya seri ke-3 dari DreamLeague Season 6 selesai imbang. Namun beberapa expert berkomentar Team Liquid sudah kehilangan sinar-nya meskipun memiliki 2 pemain dengan MMR 9k. Sementara Vega terlihat lelah karena sebelumnya bermain di-babak intens melawan team NP.

sumber draft : Trackdota

Jangan sampai ketinggalan informasi Dota lainnya!