Hari Ketiga Main Event TI6 Breakdown ‘Konfrontasi’

51
ti6

Seattle, Sportnusa – Upper Bracket TI6 di hari ketiga merupakan pertandingan yang ditunggu-tunggu oleh semua orang, yaitu MVP vs Wings. Keduanya mengadopsi gaya yang kacau dan agresif yang membuat musuh kebingungan dan mengalami kekacauan sendiri. Para jendral dari Korea, menghadapi Pasukan baru dari China.

Setahun yang lalu, tidak ada yang menyangka bahwa kedua tim ini akan berhadapan untuk memperebutkan top-3 di The International, atau yang kita sebut TI6. Bahkan, tidak ada yang tahu Wings Gaming sebagai sebuah tim. MVP memang sudah mulai berkembang sejak tahun lalu, tapi siapa yang menyangka mereka bisa melaju sejauh ini?

Betul saja, game 1 kedua tim sudah memilih draft yang sangat agresif. MVP memilih draft yang lebih fokus kepada fase laning, sementara Wings yang dikenal sebagai tim yang bisa memainkan segala jenis strategi, memilih teamfight yang kuat dengan Queen of Pain dan Puck lalu di support dngan Warlock. Di awal permainan, MVP dengan gayanya memasuki hutan Wings dan mengambil first blood yang jatuh ke tangan QO.

Awal game berkembang sangat bagus untuk MVP, dengan rotasi dan gank yang sukses berkali-kali. Tetapi, Wings tidak kehilangan ketenangan dan mampu membunuh MP di posisi 2 serta menghancurkan Tower 2 dari tim Korea ini. Lalu MVP masih mencoba melawan dengan bagus, tapi tekanan demi tekanan mulai dihadapi MVP ketika Puck yang dimainkan oleh Faith.Bian bermain dengan sangat bagus, berhasil melakukan pick-off kepada MP dan pertarungan di Roshan berakhir dengan Aegis + 3 kill, dengan Wings hanya kehilangan 2 pemain.

Akhirnya, di menit 30 Wings berhasil menjebol pertahanan MVP dan menghancurkan barak pertama mereka. dengan momentum yang sangat kuat ini MVP terpaksa harus ‘gg’ dan game 1 dimenangkan oleh Wings gaming.

ti6
MVP berjalan menuju panggung TI6.

Game kedua MVP tetap melakukan strategi yang sama dengan draft yang mirip, namun Ursa menggantikan Invoker. Wings memilih draft klasik tim China dengan Juggernaut dan Void sebagai carry, dan di support oleh Disruptor dan Elder Titan.

Layaknya game pertama, game kedua MVP seperti mandi darah ketika mereka menabrak hero Wings disana-sini, dan unggul di 10 menit pertama. Keagresifan yang berlebihan ini dihukum oleh Wings ketika para pemain MVP berkali-kali menembus lebih dari seharusnya. Lagi-lagi, MVP kehilangan keunggulannya dan Wings menyamakan kedudukan di 20 menit game berjalan.

Wings membalikkan kedudukan di sekitar menit 25 dengan perbedaan sekitar 7k gold. Wings kedua kalinya berhasil mengambil momentum dan menghancurkan barak pada menit 30. MVP masih berusaha untuk melawan, dan sukses saat di Roshan, namun Wings sudah terlalu besar untuk MVP membalikkan keadaan.

Pertandingan akhirnya dimenangkan oleh Wings 2-0. Game-nya sangat luar biasa, penuh dengan aksi seperti yang diharapkan. MVP dipaksa turun ke Lower Bracket dan menunggu hasil pertandingan Fnatic vs Liquid yang akan menjadi lawan tandingnya di hari ke-4.

Apakah menurut kalian MVP bisa melaju ke top-4 dengan gaya bermain yang super-agresif seperti ini?